Menikmati Gerhana Matahari Sambil Jelajah Wisata Ternate

Menikmati Gerhana Matahari Sambil Jelajah Wisata Ternate

Menikmati Gerhana Matahari Sambil Jelajah Wisata Ternate – Ternate adalah ibu kota Maluku Utara. Inilah tempat wisata di Indonesia yang penuh nostalgia. Kalau tak percaya, cobalah berkunjung ke Maluku Utara saat gerhana menyapa, 9 Maret mendatang.

Ibaratnya, kata Menpar Arief Yahya Sambil menyelam minum air, sambil menyaksikan gerhana, berwisata bahari. Ajakan Menpar Arief Yanya itu tidak terlalu berlebihan, karena salah satu dari 10 Top Destinasi tempat wisata adalah Morotai, Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata.

“Silakan sambil ber-GMT, menjelajahi keindahan negeri Indonesia,” jelas Menpar Arief Yahya yang sudah merencanakan ke tempat wisata Belitung, 9 Maret nanti.

Di kawasan timur Indonesia itu, pelaku bisnis pariwisata di sana sudah menyiapkan cendera mata yang bisa membawa wisatawan bernostalgia ke masa lalu. Sebelum GMT, nama Maluku Utara rasa-rasanya belum dikenal dunia. Topografi pulaunya kecil.

Tapi, potensi tempat wisata tak kalah dengan wilayah lain di Tanah Air. Selain menyimpan panorama alam yang menawan, wilayah ini kaya dengan rempah. Pala dan cengkih misalnya.

Sebanyak 2.116 wisatawan mancanegara, termasuk di antaranya para ilmuwan yang akan melakukan penilitian terhadap fenomena alam langka GMT, akan diajak bernostalgia lewat rempah-rempah.

“Seluruh hotel di Maluku Utara akan memberi cinderamata mata gratis berupa cengkih dan pala kepada setiap wisatawan mancanegara yang datang menyaksikan gerhana matahari total. Semua turis asing yang umumnya berasal dari Eropa dan Amerika Serikat akan dapat cindera mata istimewa dari Maluku Utara,” terang Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Maluku Utara Cristhoper Herlin.

Kemasannya dibuat unik. Balutan luarnya ada motif Maluku Utara. Herlin rupanya ingin menunjukan kepada para wisman bahwa rempah Maluku Utara sudah terkenal sejak abad ke-15. Bahkan saat ini, Maluku Utara adalah daerah penghasil kedua komoditas rempah dunia.

“Ini juga sarana promosi. Mudah-mudahan cenderamata rempah-rempah berupa cengkih dan pala diperlihatkan kepada keluarga atau rekan mereka saat kembali ke negara asalnya. Ada kenangan bedam kolega mereka tertarik, dan mudah-mudahan mau datang juga ke Maluku Utara,” harap Herlin. (suaramerdeka)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *