Keindahan Tebing Indonesia di Pantai Kasirat

Keindahan Tebing Indonesia di Pantai Kasirat

Keindahan Tebing Indonesia di Pantai Kasirat  Satu lagi pantai tersembunyi yang ada di Gunung Kidul, namanya Pantai Kesirat (meski ada pula yang menyebutnya dengan nama Pantai Gesirat). Pantai Kesirat terletak di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Di pantai ini, Anda tidak akan menemukan hamparan pasir pantai yang langsung bersentuhan dengan air laut. Yup, karena Pantai Kesirat merupakan pantai yang bertebing.

kasirat1

Surga tersembunyi di Gunung Kidul merupakan Barisan tebing di kawasan pantai ini berwarna hijau segar. Dari atas tebing Pantai Kasirat, Anda bisa menyaksikan hamparan panorama birunya air laut serta debur ombak yang eksotis. Belum banyak orang yang tahu tentang pantai ini, jadi wajar bila suasananya masih terasa alami. Selain menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona, Pantai Kesirat juga merupakan surga bagi para pemancing maupun nelayan untuk mencari ikan laut. Jadi jangan heran bila Anda menemui beberapa pemancing atau nelayan di kawasan surganya Gunung Kidul. Bila mau, Anda bisa bergabung dengan mereka dan memancing bersama. Hampir sama seperti Pantai Pok Tunggal yang mempunyai sebuah pohon sebagai ikonnya, Pantai Kesirat juga mempunyai satu pohon abadi yang disebut Pohon Gebangkoro.

kasirat

Pantai Kesirat atau pantai Tebing, jangan bayangkan kita bisa menemukan pasir dan bermain-main. Tinggi tebing ke laut mungkin beragam mungkin sekitar 15– 30 meter. Di pinggir tebing Pantai Kasirat terdapat satu pohon raksasa yan tumbuh miring bagaikan menara pissa di italia, miring kearah laut. Sejauh yang saya lihat sih pohon tersebut bernama pohon Keben, pohon yang merupakan pohon identitas dari Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Pohon Keben ini bisa ditemukan juga di Halaman Kraton Jogja. jika melihat jurang di bawah pohon tersebut terdapat patahan batu yang mungkin dulunya merupakan bagian dari tebing pantai kesirat yang jatuh karna gempa atau abrasi air laut yang terus menerus. Terdapat juga hamparan rumput yang cukup luas dan agak datar, biasanya hamparan rumput ini sering kali dijadikan tempat mendirikan tenda atau mengelar tikar untuk menyantap bekal yang mereka bawa. Namun sayangnya hampir tidak ada pohon peneduh di hamparan rumput tersebut, jika datang di siang hari, panasnya lumayan menyengat kulit.(catatannobi)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *