Keindahan Indonesia di Pulau Burung Belitung

Keindahan Indonesia di Pulau Burung Belitung

Keindahan Indonesia di Pulau Burung Belitung Pulau Burung Belitung merupakan salah satu tempat wisata pantai yang sangat indah yang berada di Belitung. Di pulau ini terdapat bebatuan granit yang sangat besar dan berbentuk menyerupai burung yang sedang mengerami telur. Menurut masyarakat sekitar bahwa bebatuan granit tersebut sangat mirip dengan kepala burung, sehingga itulah sebab kenapa pulau ini disebut dengan Pulau Burung. Dengan nama Pulau Burung pun menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung untuk datang ke Pulau ini.

Di antara bebatuan granit besar Pulau Burung tersebut tersimpan keindahan yang sangat menakjubkan di Bengkulu, yaitu telaga yang bisa dikunjungi ketika air surut. Bebatuan tersebut bisa ditempuh dengan berjalan kaki ketika air sedang surut. Pengunjung bisa mengunjunginya dengan hanya berjalan kaki, namun harus berhati-hati sebab banyak bebatuan yang cukup tajam di sekitar tersebut. Semua perjalanan ke tengah dalam bebatuan granit tentunya akan terbayar ketika melihat telaga yang berada di dalam Pulau Burung Bengkulu.

burung

burung2

Dengan keunikannya tersebut tak jarang wisatawan mengunjungi Pulau Burung hanya untuk melihat dari mengabadikannya ke dalam sebuah foto. Pantai di sini pun sangat tenang dan tak berombak, sehingga area Pulau Burung kerap kali dijadikan tempat untuk sekedar bersantai menikmati ketenangan alam dengan air yang tidak beriak.

Keunikan bentuk bebatuan yang besar dan menyerupai burung tersebut menjadi daya tarik pengunjung di sekitar Pulau Burung, dan di sisi lain terdapat perairan laut yang sangat jernih dengan dasar laut pasir putih yang sangat halus dan juga dangkal sehingga anda bisa bebas bermain di atas pasir putih yang sangat halus tersebut. Anda tidak perlu khawatir terkena batu-batuan karena di area ini bebas dari bebatuan granit dan nyaman untuk anda melakukan aktivitas berenang atau bermain air di Pulau Burung.

Untuk mencapai Pulau Burung, anda bisa menempuhnya dengan 20 menit saja dari Desa Tanjung Binga. Namun perjalanan sepanjang 20 menit pengunjung tidak hanya melihat laut biru saja, namun juga melihat perairan Laut China Selatan yang sangat menarik dan menakjubkan.

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *