Bendungan Tirta Sinta‎ Akan Jadi Objek Wisata Lampung Utara

Bendungan Tirta Sinta‎ Akan Jadi Objek Wisata Lampung Utara

Bendungan Tirta Sinta‎ Akan Jadi Objek Wisata Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) saat ini lebih memilih bendungan Tirta Sinta Kecamatan Kotabumi Utara sebagai objek wisata daerah setempat. Ini disebabkan, keberadaan bendungan Tirta Sinta dinilai potensi alamnya lebih mendukung selain jarak tempuh dan jangkauannya pun lebih dekat.

Kabid Pariwisata Wakidi Suwiyanto Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata mengatakan, keberadaan bendungan Tirta Sinta saat ini akan menjadi pilihan objek wisata yang akan diberdayakan melalui penataan yang akan dilakukan secara maksimal. Penataan objek wisata yang berdampingan dengan wilayah Kimal Lampung itu, akan dijadikan sebagai wisata agro dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman yang meghasilkan. “Tanaman yang akan kita budidayakan itu diantaranya adalah kates dan nangka,”ujarnya, Jumat (11/3/2016).

Dikatakan, kebijangan ini lanjutnya, menyusul sebelumnya telah ada kesepakatan Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara dengan pihak Kimal untuk bersama-sama dan saling mendukung memberdayakan potensi wisata yang sudah sejak lama tidak ada aktifitas itu. Tentunya, langkah Pemkab ini sangat membutuhkan biaya yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana penunjang. “Sesuai dengan instruksi Pak Bupati, program ini sudah akan ada titik terang ditahun 2016 ini,”ujarnya lagi.

Mengenai wisata argo itu sendiri terang Suwiyanto, pihaknya akan lebih fokus pula dengan program penanaman kates jenis Cailfornia dan kates Juve dan tanaman nangka mini. “Selain buahnya dapat dinikmati oleh masyarakat juga dapat menjadi sumber peningkatan PAD,” Jelasnya.

Lebih jauh dikatakan, mengapa Pemkab Lampura lebih memilih bendungan Tirta Sinta sebagai target tempat wisata,lantaran bendungan Way rarem kecamatan Abung Pekurun dan bendungan Way Tebabeng kecamatan Blambangan Pagar merupakan milik pemerintah provinsi.”Dan juga untuk bendungan Tirta Sinta faktor kemanannya lebih menjamin juga jaraknya lebih dekat hingga lebih mudah dijangkau,”paparnya.

Suwiyanto juga menuturkan, melalui objek wisata bendungan Tirta Sinta ini, tentu akan menyumbang PAD Dispora yang saat ini berkisar Rp 13 Juta. “Saat ini PAD Dispora sebesar Rp 13 Juta sejak tahun 2015 lalu dari tahun sebelumnya hanya berkisar Rp 10 Juta,”pungkasnya. (tribunnews)

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *