Aneka Wisata Alam di Ciwidey Bandung

Aneka Wisata Alam di Ciwidey Bandung

 Aneka Wisata Alam di Ciwidey Bandung РJika sudah bosan dengan wisata di Bandung daerah perkotaan, saatnya sedikit bergeser ke pinggiran Bandung. Misalnya, menuju kawasan Ciwidey. Dengan jarak tempuh sekitar 40an km, kita sudah bisa melihat sisi lain Bandung yang lebih asri dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Udara yang lebih dingin, suasana yang lebih tenang, serta pemandangan alam yang indah adalah hal sederhana yang bisa kita dapatkan di Ciwidey. Bila sudah di Bandung, rute yang akan dilalui mulai dari Jl. Terusan Kopo-Soreang, Gandasari, Al Fathu, sampai ke Jalan Raya Soreang-Ciwidey.

Rancaupas

Rancaupas adalah tempat yang pas bila Anda sedang ingin berkemah. Lokasi perkemahan ini ada di Jalan Raya Ciwidey Patenggang KM. 11, Alam Endah, Ciwidey.

Saat malam hari, kita bisa membuat api unggun, atau membuat makanan bakar seperti daging, ikan, atau jagung. Pada siang harinya, ada permainan yang bisa dicoba, seperti ATV, permainan air, berenang, atau berjalan-jalan di sekitar area perkemahan, dan melihat penangkaran rusa.

Kawah Putih

Objek wisata yang terkenal di Ciwidey salah satunya adalah Kawah Putih. Kawah yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha pada abad ke 10 ini masih diminati wisatawan.

Salah satu daya tariknya adalah pemandangan kawah yang terbuat dari tanah campur belerang dan air kehijauan yang sulit ditemukan di tempat lain. Permukaan air yang tenang, serta deretan pohon pinus yang menjulang membuat Kawah Putih makin memesona.

Udara dingin serta bau belerang yang cukup menyengat membuat pengunjung sebaiknya membawa jaket dan masker agar lebih nyaman. Di sana, Anda dapat berjalan-jalan mengelilingi kawasan Kawah Putih dan tak lupa mengambil foto untuk kenang-kenangan.

Situ Patenggang

Situ Patenggang atau biasa juga disebut Situ Patengan merupakan danau yang ada di daerah Ciwidey. Nama Situ Patengan berasal dari bahasa Sunda, pateangan-teangan, artinya saling mencari.

Nama tersebut diambil berdasarkan kisah cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis. Mereka sempat terpisah dalam waktu lama, sampai akhirnya saling mencari dan bertemu di tempat yang sekarang dinamakan Batu Cinta, di area Situ Patenggang.

Danau seluas 45.000 hektar ini kita bisa menikmati pemandangan berupa danau alami yang dikelilingi oleh hutan dan kebun teh. Tempat ini cocok untuk bersantai dan menenangkan pikiran. Tak hanya duduk santai di tepi danau, kita juga bisa berkeliling danau naik perahu yang banyak disewakan di sana.

Tiket masuk ke Situ Patenggang adalah Rp18.000 per orang pada hari kerja dan Rp20.500 per orang pada akhir pekan. Sementara itu tarif masuk kendaraannya bis adalah Rp22.000, untuk mobil roda empat Rp11.000 mobil, dan untuk sepeda motor Rp3.500. (beritagar)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *